position: absolute;top: 0;left: 0;z-index: 3000;cursor: default;} #outerCircleText div {position: relative;} #outerCircleText div div {position: absolute;top: 0;left: 0;text-align: center;}

Saturday, December 9, 2017

Sebut Trump 'Lansia Pikun', Korut Kecam Keputusan AS Soal Yerusalem


Pyongyang - Korea Utara (Korut) ikut mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Rezim komunis itu kembali menyebut Trump sebagai 'lansia pikun' dan 'bermental jiwa' dalam pernyataan terbarunya.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (9/12/2017), Korut bergabung dengan negara-negara dunia yang mengecam keputusan kontroversial Trump soal Yerusalem itu. Negara yang dipimpin Kim Jong-Un ini menyebut keputusan Trump itu 'ceroboh dan jahat'.

"Menimbang fakta bahwa lansia pikun yang bermental gila ini menyerukan kehancuran total terhadap sebuah negara berdaulat di PBB, aksi ini tidak begitu mengejutkan," demikian pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut seperti dikutip Korean Central News Agency (KCNA). 

Dalam pernyataannya via KCNA, Korut menyatakan 'kecaman keras' terhadap langkah AS yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Korut juga menekankan 'dukungan teguh dan solidaritas untuk warga Palestina dan warga Arab yang berjuang untuk mendapatkan hak-hak mereka yang sah'.

Sebutan 'lansia pikun yang bermental gila' itu merujuk pada Trump. Dalam pernyataannya dengan Bahasa Inggris ini, Korut menggunakan kata 'dotard' yang berarti lansia yang pikun dan lemah. Sebutan ini pernah digunakan Korut sebelumnya untuk menghina Trump yang terlebih dahulu mengejek Kim Jong-Un sebagai 'manusia roket' dalam pidatonya di hadapan Majelis Umum PBB beberapa waktu lalu. 

"Tapi langkah ini jelas menunjukkan kepada seluruh dunia, siapa si penghancur keamanan dan perdamaian dunia, siapa si pria dan berbahaya di komunitas internasional," imbuh pernyataan itu, merujuk pada kata-kata yang sering digunakan banyak pihak untuk menyebut Korut.


"AS akan bertanggung jawab atas semua konsekuensi dari aksi ceroboh dan jahat ini," kata Korut dalam pernyataannya. 

Trump dan Kim Jong-Un terlibat perang kata-kata dan saling bertukar hinaan dalam beberapa bulan terakhir, saat ketegangan di Semenanjung Korea semakin memanas karena ancaman nuklir Korut.

Friday, December 8, 2017

Pagi ini Jokowi Hadiri Upacara Kebangsaan FKPPI di Monas


Jakarta - Presiden Joko Widodo akan hadiri Upacara Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) di Lapangan Monas. Jokowi akan dinobatkan sebagai warga kehormatan FKPPI dalam kegiatan ini.

Informasi yang dihimpun dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, upacara tersebut akan digelar di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, pukul 07.30 WIB, Sabtu (9/12/2017). Jokowi akan menjadi inspektur upacara.

Sementara itu, Dewan Penasihat Keluarga Besar FKPPI DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, dalam kegiatan itu Jokowi akan dinobatkan sebagai 'Warga Kehormatan' Keluarga Besar FKPPI. 

"Beliau akan diberi tanda kehormatan sebagai warga kehormatan Keluarga Besar FKPPI," kata Prasetyo saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (9/12).

Dikatakan Prasetyo, Wakil Ketua Dewan Pakar Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Siti Hediati Harijadi alias Titiek Soeharto yang juga merupakan keluarga besar FKPPI akan hadir dalam upacara ini. Sementara itu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang sebelumnya sudah diundang langsung, berhalangan untuk hadir.

"Bu Mega diwakili oleh Sekjen PDIP Pak Hasto Kristiyanto. Hadi juga Ketua DPD Oesman Sapta Odang," kata Prasetyo.

Sebelumnya, FKPPI telah menemui Presiden Jokowi. Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam di Istana Bogor itu meminta Jokowi untuk hadir dalam upacara kebangsaan yang digelar hari ini.

"Kita mengadakan semacam show of force, apel kebangsaan yang meminta Bapak Jokowi menjadi inspektur upacara," kata Ketum FKPPI Ponco Sutowo usai pertemuan di Istana Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/11). 

Istri Bupati Pidie Aceh Meninggal di Tol Cipali, Sopir Selamat


Bandung - Istri Bupati Pidie, Aceh, Roni Ahmad, Syarifah, meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan Tol Cipali. Sopir yang membawa Syarifah selamat dari kejadian nahas tersebut.

Polisi mengatakan sopir dan mobil yang ditumpangi Syarifah merupakan sewaan. Mobil tersebut disewa di Jakarta. 

"Dia tidak bawa sopir pribadinya dari Aceh sana. Dia menyewa mobil beserta sopirnya dari Jakarta," ucap Kasatlantas Polres Indramayu AKP Asep Nugraha kepada detikcom via sambungan telepon, Jumat (8/12/2017). 

Mobil Toyota Innova berwarna hitam dengan nopol B-1170-GKJ itu dikemudikan oleh Eko Purwanto (46). Mobil itu mengalami kecelakaan di Kilometer 130 jalur A Jalan Tol Cipali, Indramayu, sore tadi pukul 15.30 WIB. Syarifah dan dua ajudan Bupati, Afdhal (24) dan Cut Zahra (27), tewas di tempat. 

Polisi sendiri saat ini tengah memeriksa sopir untuk mengetahui secara lengkap insiden kecelakaan tersebut. 

"Sopirnya tidak mengalami luka. Dia sehat. Sekarang sedang dilakukan pemeriksaan di pos polisi Eretan," kata dia. 

Sebelumnya, Syarifah, istri Bupati Pidie Roni Ahmad, meninggal dunia dalam kecelakaan di Jalan Tol Cipali. Korban saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Thamrin. 

Sunday, November 5, 2017

DPR Mulai Jadwalkan Tahapan Pembangunan Gedung Baru


JAKARTA - DPR akan memulai tahapan proyek penataan kawasan parlemen, setelah pada Senin 27 Oktober 2017 mengundang arsitek pemenang sayembara yang dilakukan DPR pada pertengahan 2015 lalu. 

Kendati demikian akan ada penyesuaian desain arsitektur dari gambar yang dibuat oleh pemenang sayembara.

"Kalau Senin kemarin itu kita hanya me-refresh masalah gedung yang akan disiapkan untuk penataan parlemen, yang dipanggil adalah pemenang sayembara. Jadi konsultan belum sampai, kita merefresh karena anggaran baru dikasih diberikan 2018 besok. Jadi belum ada gedungnya seperti apa, belum ada," tutur Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal DPR Damayanti di Purwokerto, Jawa Tengah, Jumat (3/11/2017).

Damayanti menjelaskan, rapat sebelumnya untuk mengingatkan kembali DPR atas desain arsitektur yang dibuat oleh pemenang dalam konsep penataan kawasan parlemen. 

Dia menjelaskan, konsep yang digunakan adalah konsep pemenang kedua, karena konsep pemenang pertama tidak sesuai dengan harapan DPR lantaran masih ada sejumlah kekurangan.

"Kalau gambar dari pemenang pun ada, itu nanti jadinya enggak kayak begitu, apa ketinggian, kurang lebar, itu dibicarakan lagi di perencanaan. Enggak bisa langsung besok bangun," ucapnya.

Adapun agenda terdekat, menurutnya, Deputi Administrasi Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR tengah menyiapkan jadwal untuk proses-proses selanjutnya. 

Misalnya, ketika awal 2018 dimulai apa yang akan dilakukan, apakah melakukan lelang konsultan perencana, kemudian kapan kemungkinan akan mulai membangun, dan apakah akhir tahun sudah bisa dimulai itu tergantung Deputi Perencanaan.

"Kalau gambar-gambar sudah selesai itu baru bisa kita bangun. Kita kayak bangun rumah, gambar dahulu. Gambar saja belum ada," ujarnya.

Karena itu, Damayanti mengaku belum bisa mengungkapkan target penyelesaian pembangunannya karena masih dijadwalkan. Terlebih, pemerintah baru mengakomodir program itu dalam APBN 20018 padahal DPR sudah membuat perencanaan sejak lama, dan perlu juga menunggu hasil kajian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR)

Namun demikian, Damayanti sedikit memberikan bocoran mengenai desain pembangunan gedung DPR. Gedung baru nanti kemungkinan akan dibangun di bagian belakang DPR di area parkir motor terbuka. Namun, halaman depan DPR tetap dari Jalan Gatot Subroto.

"Kalau gedung di belakang aksesnya bisa dari belakang biar lebih gampang tapi kalau tamu negara tetap dari depan," tandasnya.

BNN Ungkap Pengiriman Sabu 133 Kg dan Ribuan Ekstasi Asal Malaysia


Jakarta - BNN berhasil membongkar jaringan narkotika internasional asal Malaysia-Aceh Timur. Sebanyak 133 kg sabu dan 8.500 butir ekstasi berhasil diamankan.

"Tim BNN berhasil mengungkap tindak pidana Narkotika dari jaringan Malaysia-Aceh yang masuk melalui jalur laut," kata Deputi pemberantasan BNN Irjen Arman Depari, dalam keterangannya, Minggu (5/11/2017).

Arman menjelaskan penangkapan dilakukan pada hari Sabtu (4/11) dan Minggu (5/11) di Dusun Tanjung Mulia Kelurahan Alue Dua Muka, Aceh Timur, pada pukul 01.30 WIB. Seorang pelaku bernama Rahmad Ahyan (20) ditangkap saat penggerebekan itu.

"Barang bukti Narkotika masuk dari wilayah Malaysia ke wilayah RI melalui jalur laut dengan menggunakan kapal nelayan yang berangkat dari Pelabuhan Idi Rayeuk ke Malaysia," jelas Arman. 

Dari hasil pengembangan, pelaku menyembunyikan barang haram itu di dalam perkarangan rumahnya. Hingga saat ini BNN masih menyelidiki adanya jaringan narkoba lainnya asal Malaysia-Aceh itu.

"Masih dilakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan lainnya," tutupnya.

Saturday, November 4, 2017

Beton Jatuh Timpa Motor, Ini Penjelasan Lengkap PT MRT Jakarta


Jakarta - Beton pagar pembatas atau parapet jalur MRT di Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, jatuh dan menimpa satu unit motor dan satu unit mobil. PT MRT Jakarta melakukan investigasi dan menemukan sejumlah hal.

Dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (4/11/2017), PT MRT Jakarta menjabarkan 10 hal terkait insiden ini. Jatuhnya beton ini akibat crane yang tidak stabil.

PT MRT Jakarta mengaku serius menyikapi kejadian ini. MRT Jakarta akan melakukan evaluasi menyeluruh dan menerapkan sanksi kepada pihak yang paling bertanggung jawab dalam kejadian ini, salah satu sanksinya kepada operator Truck Mounted Crane

Berikut pernyataan lengkap PT MRT Jakarta terkait insiden jatuhnya beton ini tanpa di-edit:

1. Pada pukul 20.50, material OCS Parapet (tembok pembatas jalur layang) dengan berat 3 ton mulai diangkat dengan Truck Mounted Crane untuk dipasang di jalur kereta layang , ketika pengangkatan OCS Parapet tersebut di ketinggian 20 cm dan melakukan pemindahan, namun dengan tiba-tiba kondisi boom (lengan crane) goyang sehingga Operator gagal untuk mengontrol posisi boom yang mengakibatkan boom memanjang sehingga radius boom melebihi yang seharusnya sampai dengan ± 8 m, dan kemudian mengakibatkan Crane tidak dapat berdiri dengan stabil saat mengangkat OCS. Hal ini menyebabkan material OCS yang sedang diangkat terjatuh.

2. Pukul 20.52 terjadi insiden yaitu jatuhnya OCS di atas jalan raya yang mengenai mobil dan sepeda motor (pengendara sepeda motor menghindari jatuhnya OCS tersebut). Pada saat kejadian, tim konstruksi dibawah girder, belum mempersiapkan traffic management (memasang barikade dan rambu lainnya) karena pada waktu itu, pekerjaan diatas girder seharusnya masih pada tahap handling material yang belum berdampak pada lalu lintas dibawah girder.

3. OCS Parapet ini menimpa kendaraan bermotor roda dua dan membentur mobil Daihatsu Xenia.

4. Pengendara motor atas nama Pak Syamsudin hanya mengalami Luka memar dan lecet dan korban telah diberi obat dan diperban pada bagian kaki oleh pihak RS. Korban sudah diijinkan untuk pulang malam itu juga.

5. Terdapat kerusakan pada bagian belakang (sisi kiri) mobil, yaitu lampu belakang sebelah kiri dan kaca sebelah kiri pecah serta goresan pada badan mobil sebelah kiri. Kondisi pengendara mobil tidak mengalami luka.

6. Semua kerugian material dan biaya pengobatan ditanggung seluruhnya oleh kontraktor.

7. Kejadian ini terjadi akibat kondisi pekerjaan Lifting Plan yang dibuat tidak spesifik untuk pekerjaan pemasangan parapet dari atas girder dan tidak mengikuti Risk Assessment – Job Safety Analysis dan Lifting Plan yang sudah tercantum dalam Method Statement, yaitu lifting boom yang terlalu panjang. Selain itu kurang adanya pengawasan dari Supervisor di lapangan mengakibatkan kejadian ini.

8. Atas kejadian ini kami mengambil tindakan dengan memperbaiki lifting plan dan method statement untuk instalasi OCS parapet diatas girder, agar lebih detail dan spesifik, melakukan re-training untuk seluruh Operator, melakukan re-training mengenai lifting operation untuk seluruh pekerja, melakukan traffic management sebelum melakukan pengangkatan, yaitu pada saat mulai persiapan pekerjaan lifting, memperbaiki sistem komunikasi dan koordinasi serta komando yang jelas untuk setiap grup pekerjaan pemasangan parapet, menambah jumlah flagman yang mengatur traffic management dan melakukan perbaikan pada struktur yang terdampak dari kejadian.

9. Atas insiden ini pihak PT MRT Jakarta melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem safety (keselamatan kerja) guna memperbaiki seluruh sistem dan metode kerja dalam proses pengerjaan proyek MRT Jakarta.

10. PT MRT Jakarta mengambil sanksi utk mengeluarkan operator Truck Mounted Crane (poin 1) serta demerit poin terhadap kontraktor.

Gudang Barang di Bekasi Terbakar



Jakarta - Sebuah gudang penampungan barang di Kota Bekasi, Jawa Barat, malam ini terbakar. Kebakaran tersebut terjadi di Mustika Jaya, sekitar pukul 18.30 WIB.

"Lokasi kebakaran di Jl Mustikasari, Bekasi, kita dapat laporan dan sekarang masih upaya pemadaman. Infonya yang terbakar gudang penampungan," ujar petugas Polres Bekasi Kota, Aiptu Ananto, saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (4/10/2017).

Ananto mengatakan, tempat yang terbakar adalah gudang penampungan barang-barang. Dia menjelaskan, ada 4 unit pemadam yang meluncur ke lokasi.

"Sudah kita laporkan dinas pemadam dan4 unit sudah meluncur," ucapnya.

Namun, mengenai penyebab, Ananto belum mengetahui. Hingga pukul 19.30 WIB, api masih berkobar di lokasi.

"Belum tahu penyebabnya, sekarang masih fokus pemadaman dan evakuasi orang sekitar," tuturnya.

Friday, November 3, 2017

Peringati 1 Tahun 411, Massa Mulai Datangi Masjid Al Azhar


Jakarta - Massa alumni 212 memperingati 1 tahun aksi 411. Mereka mulai berdatangan ke Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (4/11/2017), massa mulai tiba di lokasi sejak pukul 03.30 WIB. Mereka tampak mengenakan pakaian serba putih.

Sebagian massa yang datang langsung menuju tempat wudhu dan masuk ke dalam masjid. Sebagian lain masih terlihat berkumpul di luar masjid.

Belum terlihat penjagaan ketat dari aparat kepolisian di lokasi. Hanya petugas keamanan masjid yang berjaga di pintu gerbang maupun di dalam area pekarangan.

Rencananya, mereka akan melakukan shalat subuh berjamaah dan dilanjutkan dengan diskusi. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga diundang dalam acara ini namun belum tampak hadir.

"Pembicaranya itu ada Pak Anies Baswedan juga diundang untuk pembicara. Itu Gerakan Salat Subuh Berjemaah," kata Tim Advokasi GNPF Kapitra Ampera saat dihubungi detikcom, Jumat malam (3/11). 

Coba Bunuh Diri, Oknum PNS di Tangerang Lompat dari JPO Tol Merak



Tangerang - Munji (40) diduga malakukan percobaan bunuh diri di Tol Tangerang-Merak KM 34, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Korban yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu melompat dari jembatan penyeberangan orang (JPO).

"Percobaan bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan penyeberangan orang (JPO) Tol Tangerang-Merak KM 34," kata Kapolsek Cikupa, Kompol Idrus, dalam keterangannya, Jumat (3/11/2017).

Korban ditemukan tergeletak di jalan tol tadi sore sekitar pukul 15.30 WIB oleh petugas tol. Dia ditemukan dalam kondisi patah tulang.

"Akibat percobaan bunuh diri tersebut korban mengalami luka patah di tangan sebelah kiri dan punggung," lanjut Idrus.

Korban yang selamat dari maut lalu dibawa petugas tol ke RSU Kabupaten Tangerang. Menurut keluarga korban, Munji sedang mempunyai masalah pribadi.

"Menurut keterangan keluarga, korban sedang mempunyai masalah pribadi dan korban tidak terbuka terhadap keluarga ketika mempunyai permasalahan," pungkasnya.

Wednesday, November 1, 2017

Sakit Hati, Pria di Riau Bacok Leher Tetangga Hingga Tewas


Pekanbaru - Pria berinisial Bi tega membunuh tetangganya sendiri dengan cara memenggal lehernya. Bi membunuh korban, Samurdi, lantaran sakit hati. 

"Peristiwa ini terjadi di tengah perkebunan sawit milik milik orang tua tersangka. Alasan tersangka membunuh, hanya karena merasa sakit hati terhadap ucapan korban," kata Kapolres Inhil AKBP Dolifar Marpaung kepada wartawan, Rabu (2/11/2017). 

AKBP Dolifar menjelaskan, Bi merupakan warga Desa Saka Palas Jaya Kecamatan Pelangiran, Inhil Riau. Bi dan Samurdi tinggal satu kampung. Peristiwa pembunuhan terjadi pada Rabu (1/11) pagi. 

Sementara itu, Kapolsek Pelangiran, Iptu Mahamad Rafi menyebut lokasi pembunuhan berada di kebun sawit milik Safarudin yang tak lain orang tua tersangka. Saat itu korban bekerja untuk memanen buah sawit milik Safarudin.

"Korban saat itu akan bekerja untuk memanen kebun milik Safarudin. Tak lama setelah itu, tersangka Bi datang ke kebun tersebut," ujar Rafi.

Sumardi dan Bi kemudian terlibat adu mulut. Rafi tak menjelaskan penyebab adu mulut tersebut. 

"Saat tersangka datang ke kebun sawit, terjadi perang mulut dengan korban Sumardi. Pertengkaran mulut membuat tersangka sakit hati. Ditambah korban meludah di depan pelaku," tutur Rafi.

Melihat sikap korban yang dianggap tidak etis, sambung Rafi, tersangka akhirnya mengambil parang orang tuanya yang tertancap di batang pohon sawit. Dengan emosi, parang tajam itu lantas dibacokan.

"Korban meninggal di tempat. Pelaku lantas melarikan diri. Namun siangnya jam 11.30 WIB, tersangka berhasil kita amankan dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelas Rafi.

Lagi, Gempa 4,7 SR Guncang Ambon


Jakarta - Ambon kembali diguncang gempa. Kali ini gempa diketahui berkekuatan 4,7 skala Richter (SR). 

Berdasarkan informasi dari BMKG, Rabu (1/11/2017), gempa terjadi sekitar pukul 21.50 WIB. Gempa berlokasi di 3.76 LS dan 127.74 BT. 

Pusat gempa berada di 48 km sisi barat Ambon. Gempa berada di kedalaman 10 km. 

Rentetan gempa terjadi sejak Selasa (31/10) kemarin. BMKG memantau rentetan gempa yang mengguncang wilayah Ambon, Maluku ini. Tercatat sudah ada 63 gempa susulan dari Selasa (31/10) malam hingga Rabu (1/11) pagi.

"Hasil monitoring BMKG hingga Rabu pagi (1/11) sudah terjadi 63 aktivitas gempa susulan. Dilihat sebarannya, nilai magnitudonya, tampak bahwa tren besaran magnitudo sudah mengecil dan frekuensi kejadiannya pun terus menurun," ucap Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono dalam keterangannya, Rabu (1/11).

"Fenomena aktivitas gempa yang terjadi secara beruntun sebelum terjadi gempa utama semacam ini dalam ilmu gempa merupakan hal biasa," imbuh Daryono

Tuesday, October 31, 2017

Mobil Terbalik di KM 9,7 Tol Semanggi Arah Pluit


Jakarta - Terjadi kecelakaan tunggal yang mengakibatkan mobil Nissan Livina terbalik di KM 9,7 Tol Semanggi arah Pluit. Kecelakaan sudah ditangani oleh petugas.

Dikutip dari Twitter TMC Polda Metro Jaya, kecelakaan terjadi hari Rabu (1/11/2017) pukul 02.09 WIB. Sebuah mobil Nissan Livina pelat B 1713 VMF terbalik.

Nampak, mobil tersebut ringsek di bodi bagian depan. Petugas sudah turun tangan untuk mengevakuasi mobil yang kecelakaan.

"02:09 Kecelakaan Nissan Livina B 1713 VMF terbalik di KM 9,700 Tol Semanggi (arah ke Pluit) & msh penanganan Polri," tulis TMC Polda Metro Jaya.

Belum diketahui penyebab kecelakaan. Begitu pula korban akibat peristiwa.

Kesepian Ditinggal Cerai Istri, Duda di Bogor Cabuli 4 Bocah


Bogor - Seorang duda berinisial RI (52) mencabuli 4 bocah laki-laki. RI melakukan perbuatan cabul itu karena kesepian ditinggal cerai sang istri.

"Tersangka ini statusnya duda. Kemudian tersangka ini kesepian, sehingga dia sering mengundang anak-anak laki-laki ke rumahnya," jelas Kapolresta Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading , Selasa (31/10/2017).

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan dari salah satu orang tua korban pada Oktober 2017 lalu. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka di rumah kerabatnya di kawasan Sempur, Kota Bogor pada Minggu (27/10) lalu.

"Tersangka melakukan perbuatannya dengan modus mengiming-imingi korban dengan uang jajan sebesar Rp 10-15 ribu," imbuhnya.

Dari pengakuan tersangka, bukan hanya satu anak saja yang menjadi korban. Namun, tiga bocah lainnya yang usianya antara 8-15 tahun, juga mendapat perlakuan yang sama oleh pelaku.

"Ada salah satu korban yang dipaksa melayani hasrat seksualnya karena tidak bisa membayar ongkos jahit. Pelaku ini bisa menjagir juga, kadang dimintakan untuk menjahit," sambungnya.

Dengan bujuk rayunya, tersangka membiarkan para korban bermain di rumahnya. Para korban kerap kali mendapatkan pencabulan ketika sedang tidur di rumah pelaku di Kampung Gedong Astana, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

"Para korban diajak nonton bola bareng di rumahnya, kemudian dikasih uang jajan, sehingga akhirnya korban terbujuk," lanjutnya.

Pencabulan itu dilakukan tersangka sejak 2015 silam. Salah satu korban bahkan telah dicabuli selama 30 kali.

"Tersangka kami jerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak," tutur Dicky.

Monday, October 30, 2017

Kagumi Kiprah Politik PDIP, Friedrich Naumann Foundation Pererat Kerja Sama


JAKARTA - Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan jajaran DPP menerima kunjungan persahabatan Prof. Jurgen Morlok, Chairman of the Board of Trustee Friedrich Naumann Foundation (FNF) ke kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (30/10/2017) sore.

Dalam dialog kedua pihak berharap persahabatan dan kerja sama semakin berkembang di masa mendatang. Dalam pertemuan persahabatan yang penuh keakraban itu, dibahas juga situasi terkini di Indonesia dan Jerman.

Sebelum dialog dimulai, Hasto menayangkan video singkat mengenai kiprah PDI Perjuangan saat ini.  Dan secara spontan, Jurgen Morlok memuji video yang ditayangkan tersebut.

Hasto mengawali paparannya bahwa PDI Perjuangan akan ikut dalam pilkada serentak yang akan digelar pada 2018. Hasto menjelaskan, PDI Perjuangan memberikan sejumlah pelatihan terkait pilkada, baik itu pelatihan atau sekolah untuk calon kepala daerah hingga pelatihan soal penggunaan media sosial.

“Tetapi yang paling utama, PDI Perjuangan memberikan pelatihan kepada para calon kepala daerah agar ketika memimpin benar-benar menjalankan ideologi partai, bagaimana memimpin dengan menjadikan kekuasaan berwajah kerakyatan, pemimpin yang mau turun ke bawah,” kata Hasto.

Dalam pertemuan itu, Hasto didampingi sejumlah fungsionaris DPP PDI Perjuangan di antaranya Ketua DPP Andreas H Pareira, Kepala Balitbang Heri Ahmadi, dan Hanjaya.

Kemudian dalam dialog tersebut, Hasto secara singkat juga menjelaskan mengenai sistem politik di Indonesia dan pengalaman PDI Perjuangan 10 tahun menjadi oposisi. "Kami mempunyai pengalaman dengan FNF yang memberikan pelatihan bagaimana efektif sebagai partai oposisi. Jadi kami belajar dari kerjasama dengan FNF tersebut," jelas Hasto.

Hasto menambahkan, dalam bekerja sama dengan FNF, PDI Perjuangan juga melakukan tukar informasi. Dan dalam waktu dekat ini, PDI Perjuangan akan bekerjasama dengan BJ Habibie untuk mendorong aplikasi media terapan dalam upaya untuk mempercepat aplikasi.

“Dan dengan FNF kami juga membahas program kerjasama penguatan peran wanita. Kami merancang bagaimana mengukur keterlibatan dan peran wanita dalam berbagai hal dan sektor,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Jurgen Morlok menyampaikan kekagumannya terhadap kiprah politik PDI Perjuangan. Dia pun antusias bisa mempererat hubungan dan kerjasama dengan PDI Perjuangan untuk ke depannya.

“Saya yakin kita bisa mengembangkan kerja sama kedua belah pihak. Semoga kerjasama dan persahabatan kita akan meningkat di masa mendatang,” ucap Jurgen Morlok.

Polisi Tangkap Kurir Narkoba, 240 Kg Ganja Disita


Medan - Polisi menangkap kurir narkoba jenis ganja di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Dari pelaku, polisi menyita 240 kilogram ganja. 

"Pelaku bernama Zul (34). Dia warga Jawa Barat," kata Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin kepada detikcom, Senin (30/10/2017).

Penangkapan dilakukan pukul 17.00 WIB di Dusun V Sidomulyo, Desa Kwala Begumit, Langkat. Tim Opsnal Satnarkoba Polres Langkat mulanya mendapat informasi terkait adanya peredaran ganja.

"Tim mendapat info dari masyarakat adanya peredaran narkotika ganja dalam jumlah besar dalam mobil Nissan Evalia BK A 1810 VJ," ujarnya.

Dari informasi itu, polisi melakukan penghadangan di depan pos Lantas Sei Karang. Namun, mobil itu berputar arah. Mobil dikejar hingga akhirnya dapat diberhentikan di Desa Kwala Begumit.

Saat mobil diperiksa, polisi menemukan 12 kotak berisi ganja kering. Masing-masing kotak berisi 20 bal ganja. 

"Total berat sekitar 240 kilogram ganja. Selain itu juga disita mobil. Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan," katanya. 

Sunday, October 29, 2017

Meski Hilangkan Duit Kampus, UI: Tak Masalah Lutviah Kembali Kuliah


Jakarta - Mahasiswi Universitas Indonesia (UI) Lutviah Sari yang dikabarkan hilang, ternyata bekerja di Apartemen Ambasador, Kuningan, Jakarta Selatan. Lalu siapakah yang mengajak Lutviah masuk kerja di tempat tersebut?.

"Nggak ada keterangan diajak orang," kata Kasubag Humas Polresta Depok, AKP Sutrisno saat berbincang dengan detikcom, Minggu (29/10/2017) malam.

Jika tidak ada yang mengajak Lutviah masuk kerja di tempat tersebut. Apakah Lutviah melamar sendiri masuk kerja di tempat itu? "Saya ngga punya informasi itu," kata AKP Sutrisno.

Dihubungi terpisah, Kepala Kantor Humas dan KIP Universitas Indonesia Rifelly Dewi Astuti mengaku tidak mengetahui detail kenapa Lutviah bisa bekerja di tempat itu. Menurut dia, hal tersebut merupakan urusan pribadi Lutviah. 

"Saya tidak tahu detil, itu urusan Lutviah sendiri, bagi kami pihak kampus, yang terpenting Lutviah sudah kembali ke keluarga dengan sehat dan baik-baik. Dan akan segera berkuliah seperti sedia kala," ujar Rifelly Dewi Astuti.

Menurut Rifelly, teman sekampusnya di Universitas Indonesia akan menerima Lutviah jika sudah kembali berkuliah. Meskipun Lutviah sempat menghilangkan uang Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Rp 7 juta. 

"Pastinya tidak ada masalah," ujar Rifelly.

Rifelly menuturkan Lutviah selama kuliah di jurusan kesehatan masyarakat dikenal sebagai mahasiswi yang baik oleh teman-temannya. Lutviah juga disebut aktif berorganisasi di Kampus UI. 

"Dia (Lutviah) mahasiswi yang baik, bergaul dengan baik, aktif berorganisasi," ujar Rifelly.

Lutviah bekerja disebut untuk mengganti uang PKM yang hilang. Uang yang dihilangkan sebesar Rp 7 juta.

Namun Lutviah telah membayar uang PKM yang hilang Rp 3 juta dari menjual gadget miliknya. Sisa uang yang harus dibayarnya Rp 4 juta. 

Tersangkut Narkoba, Savhi Artis FTV Ditangkap di Kamar Kekasihnya


Jakarta - Seorang artis FTV bernama RR Safitri Triesjaya Crespin alias Savhi (sebelumnya ditulis Safi), ditangkap polisi karena terlibat penyalahgunaan narkotika. Dia ditangkap di kamar pacarnya, Canggih Putra Pratama di Perumahan Modernland, Tangerang.

"Saat kami tangkap saudara Canggih, di dalam kamarnya ternyata ada Savhi ini. Ngakunya pacarnya," ujar Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin Simanjuntak kepada detikcom, Minggu (29/10/2017).

Selain Savhi, sang kekasih juga ditangkap polisi. Di dalam kamar Canggih, polisi menemukan sejumlah barang bukti narkoba.

"Saat kami lakukan penggeledahan, ada barang bukti ganja juga di dalam rumahnya," imbuhnya.

Savhi dan Canggih ditangkap pada Senin (23/10) malam lalu. Sebelumnya, mereka tengah menanti pesanan sabu dari seorang pengedar berinisial A di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Sabu yang dipesan Savhi seberat 0,5 gram, dimasukkan bersama sebuah cangklong ke dalam kotak jam. Si pengedar, kemudian mengirimkannya via ojek online.

"Pengedar Si A ini tidak memesan via aplikasi, melainkan menyetop ojek online tersebut di jalan dengan biaya pengiriman sebesar Rp 300 ribu," lanjutnya.

H, inisial ojek online itu merasa curiga. Dia lalu melaporkan pemesanan itu ke polisi. Polisi kemudian menindaklanjutinya dengan 'undercover delivery' ke alamat rumah Canggih sampai akhirnya keduanya ditangkap.

Saturday, October 28, 2017

Mahasiswinya yang Hilang Ditemukan, Humas UI: Dia Bekerja


Jakarta - Mahasiswi Universitas Indonesia (UI) Lutviah Sari yang hilang sejak sebulan lalu sudah ditemukan. Lutviah ditemukan Sabtu kemarin.

"Sudah ditemukan, kemarin (Sabtu 28/10)" kata Kepala Kantor Humas dan KIP Universitas Indonesia Rifelly Dewi Astuti saat dihubungi detikcom, Minggu (29/10/2017).

Namun, Rifelly belum menjelaskan lebih detil lokasi Lutviah ditemukan. Lutviah disebut bekerja tapi tidak memberi kabar ke keluarga.

"Intinya dia kerja, dan mungkin dia tidak memberitahukan ke keluarga," ujarnya.

Sebelumnya, Lutviah Sari diduga punya masalah pribadi. Dari penyelidikan, Lutviah diduga pernah menunggak pembayaran sewa asrama hingga kehilangan uang BEM yang disimpannya.

Penyelidikan atas hilangnya Lutviah dilakukan polisi dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak. Polisi menemui pengurus asrama putri UI hingga meminta keterangan teman kampus Lutviah.

Dari informasi pengurus asrama, Lutviah diketahui menempati asrama sejak bulan Juli 2016 hingga Juli 2017. Namun Lutviah menurut pengurus asrama kepada polisi menunggak uang sewa asrama.

"Pengurus asrama putri menerangkan korban telah menunggak uang sewa asrama bulan Desember 2016 hingga bulan Juli 2017 sebesar Rp 300 ribu tiap bulan dan kemudian korban tidak pernah melapor kepada pengurus asrama saat meninggalkan asrama itu," ujar Kasat Reskrim Polres Depok Kompol Putu Kholis Aryana, Rabu (25/10). 

Gempa 4.7 SR Dirasakan di Jayapura dan Sentani Papua


Jayapura - Gempa berkekuatan 4,7 skala richter (SR) terjadi di wilayah Papua. Belum ada keterangan gempa ini berpotensi tsunami atu tidak.

Gempa tersebut terjadi pukul 21.15 WIT, Sabtu (28/10/2017). Dari analisis BMKG, gempa terjadi di koordinat 2.55 LS dan 140.87 BT, tepatnya di 38 km arah Timur Laut Jayapura dengan kedalaman 10 km.

Kepala Stasiun Geofisika Angkasapura, Jayapura, Cahyo Nugroho mengatakan dampak gempa yang digambarkan oleh Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa gempa dirasakan di Kota Jayapura dan Kabupaten Sentani

"Untuk Kota Jayapura gempa yang dirasakan di daerah Angkasapura, Kotaraja dan Waena III-IV MMI (II SIG-BMKG). Dan Kabupatem Sentani III MMI (II SIG-BMKG). Guncangan gempabumi ini diperkirakan tidak menimbulkan kerusakan," kata Cahyo.

Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, jelas Cahyo , gempa itu merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal yang melintas Kota Jayapura.

Hingga pukul 21:43 WIT, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). Namun beitu, masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.